Inflasi Kota Lhokseumawe September 2018

Data Inflasi pada bulan September 2018, Kota Lhokseumawe mengalami deflasi sebesar 0,85 persen dan Laju Inflasi tahun kalender 2018 untuk Kota Lhokseumawe adalah 0,19 persen, Sedangkan Inflasi “year on year” (September 2018 terhadap September 2017) untuk Kota Lhokseumawe sebesar 2,30 persen.

Deflasi yang terjadi di Kota Lhokseumawe disebabkan adanya penurunan harga yang ditunjukkan oleh penurunan indeks pada
kelompok Bahan Makanan sebesar 3,38 persen. Kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok & Tembakau serta kelompok Pendidikan, Rekreasi dan Olah Raga tidak mengalami perubahan indeks. Sedangkan kelompok mengalami kenaikan indeks yaitu kelompok Transpor, Komunikasi dan Jasa Keuangan sebesar 1,23 persen; kelompok Kesehatan sebesar 0,44
persen; kelompok Sandang sebesar 0,17 persen; kelompok Perumahan,Air,Listrik,Gas & Bahan Bakar sebesar 0,10 persen.

0

IGI Lhokseumawe Gelar Workshop Sagusaku

Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kota Lhokseumawe menggelar workshop Satu Guru Satu Buku (Sagusaku) bagi guru SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/SMK/MA se-Kota Lhokseumawe yang berlangsung pada tanggal 14-15 September 2018 di aula Cabang Dinas Pendidikan Aceh Kota Lhokseumawe.

Sagusaku merupakan langkah nyata dalam memenuhi permintaan Kadisdik Aceh, Syaridin, S.Pd., M.Pd yang meminta IGI untuk menuntaskan literasi di seluruh SMA/SMK se-Aceh. Oleh karena itu Workshop Sagusaku 2018 yang berlangsung di 23 Kabupaten/Kota se-Aceh terlaksana berkat kerjasama dengan Dinas Pendidikan Aceh.

Kegiatan workshop sagusaku Tahun 2018 dibuka oleh Wakil Walikota Lhokseumawe, Yusuf Muhammad, SE., MSM yang diwakili oleh Kabag Pembangunan Setdako Lhokseumawe, Salahuddin, S.ST., MSM.

Kegiatan Workshop Sagusaku diawali dengan sosialisasi Gerakan Literasi Sekolah (GLS) oleh Ketua Tim Literasi Aceh, Hamdani, S.Pd., M.Pd yang juga Kepala SMA Negeri 1 Bireuen. Beliau memaparkan video kegiatan literasi di sekolah tersebut.

Sementara pelatih sagusaku Dra. Huzaimah, M.Pd memaparkan kegiatan sagusaku sesuai dengan peran yang telah ditetapkan oleh tim sagusaku IGI. Dalam workshop sagusaku, Huzaimah lebih banyak meminta peserta untuk praktek menulis guna menghasilkan buku antologi dan buku solo guru.

0

Inflasi Kota Lhokseumawe Agustus 2018

Data Inflasi pada bulan Agustus 2018, Kota Lhokseumawe mengalami deflasi sebesar 0,17 persen dan Laju Inflasi tahun kalender 2018 untuk Kota Lhokseumawe adalah 1,05 persen, Sedangkan Inflasi “year on year” (Agustus 2018 terhadap Agustus 2017) untuk Kota Lhokseumawe sebesar 3,34 persen.

Deflasi yang terjadi di Kota Lhokseumawe di­sebabkan adanya penurunan harga yang ditunjukkan oleh penurunan indeks pada kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,8 persen; kelompok bahan makanan sebesar 0,43 persen;
kel­ompok sandang sebesar 0,21 persen; serta kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,04 persen; kelompok kesehatan tidak menga­lami perubahan indeks. Sedangkan kelompok lainnya mengalami kenaikan indeks yaitu kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga sebesar 0,12 persen serta kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,41 persen.

0

Inflasi Kota Lhokseumawe Juli 2018

Data Inflasi pada bulan Juli 2018, Kota Lhokseumawe mengalami Inflasi sebesar 0,34 persen dan Laju Inflasi tahun kalender 2018 untuk Kota Lhokseumawe adalah 1,22 persen, Sedangkan Inflasi “year on year” (Juli 2018 terhadap Juli 2017) untuk Kota Lhokseumawe sebesar 4,65 persen.
Inflasi yang terjadi di Kota Lhokseumawe disebabkan adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh kenaikan indeks pada seluruh kelompok. Kenaikan pada kelompok transpor,komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,75 persen; kelompok sandang sebesar 0,61 persen; kelompok bahan makanan sebesar 0,52 persen; kelompok kesehatan sebesar 0,37 persen; kelompok pendidikan, rekreasi dan olah raga sebesar 0,31 persen; kelompok perumahan,air,listrik,gas & bahan bakar sebesar 0,03 persen, serta kelompok makanan jadi, minuman, rokok & tembakau sebesar 0,02 persen.

0

Paripurna Qanun RPJM Kota Lhokseumawe Tahun 2017-2022

Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Lhokseumawe pada hari Selasa tanggal 24 Juli 2018 melaksanakan Sidang Paripurna DPRK terhadap Rancangan Qanun Kota Lhokseumawe tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Kota Lhokseumawe Tahun 2017-2022. Sidang dipimpin oleh Ketua DPRK Lhokseumawe, M. Yasir serta turut hadir dua Wakil Ketua DPRK Lhokseumawe, Suryadi, SE, MM dan T. Sofyanus. Dari unsur Pemerintah Kota Lhokseumawe dihadiri oleh Walikota Lhokseumawe, Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe, dan seluruh Organisasi Perangkat Daerah Kota Lhokseumawe.

Setelah membuka sidang dan memberikan sambutan, Pimpinan Sidang mempersilahkan kepada Gabungan Komisi DPRK Lhokseumawe dan Fraksi-Fraksi DPRK untuk memberikan pandangan/pendapat terhadap Rancangan Qanun Kota Lhokseumawe tentang RPJM Kota Lhokseumawe Tahun 2017-2022. Penyampaian pendapat/pandangan dari Gabungan Komisi DPRK Lhokseumawe disampaikan oleh Juru Bicara Gabungan Komisi DPRK Lhokseumawe. Penyampaian pendapat/pandangan dari masing-masing Fraksi DPRK Lhokseumawe yang disampaikan oleh perwakilan masing-masing fraksi. Secara umum, pendapat/pandangan dari Gabungan Komisi dan Fraksi menyetujui Rancangan Qanun Kota Lhokseumawe tentang RPJM Kota Lhokseumawe untuk ditetapkan menjadi Qanun Kota Lhokseumawe.

Selanjutnya, sebelum diambil keputusan untuk penetapan Rancangan Qanun RPJM, Pimpinan Sidang mempersilahkan Walikota Lhokseumawe untuk memberikan sambutan. Dalam sambutannya Walikota Lhokseumawe menyampaikan bahwa salah satu dasar disusunnya RPJM Kota Lhokseumawe Tahun 2017-2022 adalah Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017. Walikota Lhokseumawe menyebutkan bahwa maksud penyusunan RPJM Kota Lhokseumawe Tahun 2017-2022 adalah sebagai pedoman pembangunan Kota Lhokseumawe lima tahun ke depan yang terencana, terarah, efektif, efisien, terpadu, berkesinambungan dan saling melengkapi satu dengan yang lainnya guna mewujudkan cita-cita dan tujuan pembangunan daerah Kota Lhokseumawe secara sinergis.

Walikota Lhokseumawe juga menyampaikan bahwa dokumen rencana pembangunan lima tahunan, RPJM Kota Lhokseumawe Tahun 2017-2022 merupakan dokumen rencana pembangunan tahap ketiga dari RPJP Kota Lhoksuemawe Tahun 2005-2025. RPJM Kota Lhokseumawe disusun secara integral dengan memperhatikan pada Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Lhokseumawe. Selain itu, proses penyusunan RPJM Kota Lhokseumawe Tahun 2017-2022 dilakukan secara integratif dengan memperhatikan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional, dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Aceh. Selain itu, proses penyusunan RPJM Kota Lhokseumawe Tahun 2017-2022 dilakukan melalui serangkaian forum dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan agar memperoleh hasil perencanaan yang aspiratif berdasarkan kepada kepentingan masyarakat dan dapat memberi manfaat nyata. Di akhir sambutannya Walikota Lhokseumawe menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pimpinan DPRK dan seluruh Anggota DPRK Lhokseumawe yang masih berkomitmen untuk dapat menyelesaikan tugas dalam rangka menjaga kesinambungan pembangunan di Kota Lhokseumawe.

Setelah penyampaian sambutan oleh Walikota Lhokseumawe, selanjutnya Pimpinan DPRK Lhokseumawe beserta Seluruh Anggota DPRK Lhokseumawe yang hadir pada Sidang Paripurna menyetujui Rancangan Qanun Kota Lhokseumawe tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Kota Lhokseumawe Tahun 2017-2022 untuk ditetapkan menjadi Qanun Kota Lhokseumawe tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Kota Lhokseumawe Tahun 2017-2022.

0

Walikota melantik komisioner KIP Lhokseumawe

WaliKota Lhokseumawe, Suaidi Yahya melantik lima anggota komisioner Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Lhokseumawe periode 2018-2023 di aula kantor walikota setempat, pada hari Senin 9 Juli 2018. Kelima komisioner yang dilantik tersebut adalah, Mohd Tasar BA MA, Muchtar Yusuf SE, Mulyadi, Zainal Bakri SSos MKom I, dan T Marbawi ST.

WaliKota Lhokseumawe, Suaidi Yahya mengucapkan selamat kepada lima komisioner KIP yang baru. Dia mengharapkan, anggota KIP itu dapat menjalankan tugas pokok sebagai penyelenggara Pemilu sesuai dengan aturan dan harus independen. “Bekerja secara jujur hingga bisa melahirkan Pemilu yang berkualitas di Kota Lhokseumawe”.

0

Inflasi Kota Lhokseumawe Juni 2018

Data Inflasi pada bulan Juni 2018, Kota Lhokseumawe mengalami Inflasi sebesar 1,10 persen dan Laju Inflasi tahun kalender 2018 untuk Kota Lhokseumawe adalah -0,22 persen, Sedangkan Inflasi “year on year” (Juni 2018 terhadap Juni 2017) untuk Kota Lhokseumawe sebesar 4,66 persen.

Penyebab Inflasi yang terjadi di Kota Lhokseumawe pada bulan Juni 2018, disebabkan adanya penurunan harga yang ditunjukkan oleh penurunan indeks pada kelompok bahan makanan sebesar 1,49 persen, kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,39 persen, kelompok pendidikan, rekreasi dan olah raga sebesar 0,46 persen, serta kelompok kesehatan sebesar 0,30 persen. kelompok sandang sebesar 2,02 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok & tembakau sebesar 0,22 persen, serta kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,07 persen.

1

Inflasi Kota Lhokseumawe Mei 2018

Data Inflasi pada bulan Mei 2018, Kota Lhokseumawe mengalami Inflasi sebesar 0,69 persen dan Laju Inflasi tahun kalender 2018 untuk Kota Lhokseumawe adalah -0,22 persen, Sedangkan Inflasi “year on year” (Mei 2018 terhadap Mei 2017) untuk Kota Lhokseumawe sebesar 4,66 persen.

Penyebab Inflasi yang terjadi di Kota Lhokseumawe pada bulan Mei 2018, disebabkan adanya penurunan harga yang ditunjukkan oleh penurunan indeks pada kelompok bahan makanan sebesar 1,49 persen, kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,39 persen, kelompok pendidikan, rekreasi dan olah raga sebesar 0,46 persen, serta kelompok kesehatan sebesar 0,30 persen. kelompok sandang sebesar 2,02 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok & tembakau sebesar 0,22 persen, serta kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,07 persen.

Mei

0

Inflasi Kota Lhokseumawe April 2018

Data Inflasi pada bulan April tahun 2018, Kota Lhokseumawe mengalami deflasi sebesar 0,45 persen dan Laju Inflasi tahun kalender 2018 untuk Kota Lhokseumawe adalah -0,90 persen, Sedangkan Inflasi “year on year” (April 2018 terhadap April 2017) untuk Kota Lhokseumawe sebesar 4,66 persen.

Penyebab Inflasi yang terjadi di Kota Lhokseumawe pada bulan April 2018, disebabkan adanya penurunan harga yang ditunjukkan oleh penurunan indeks pada kelompok bahan makanan sebesar 1,75 persen, serta kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,07 persen. kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,55 persen, kelompok pendidikan, rekreasi dan olah raga sebesar 0,46 persen, serta kelompok kesehatan sebesar 0,08 persen. Sedangkan kelompok yang mengalami kenaikan indeks yaitu kelompok sandang sebesar 0,47 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok & tembakau sebesar 0,09 persen.

0

Verifikasi Usulan Kegiatan DAK Tahun 2019

Dalam rangka menindaklanjuti Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 117 Tahun 2017 tentang Tata Cara Pengusulan dan Verifikasi Usulan Program dan Kegiatan Pembangunan Daerah melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik dan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 906/1545/SJ tanggal 12 Maret 2018 tentang Tata Cara Pengusulan dan Verifikasi Usulan Program dan Kegiatan Pembangunan Daerah yang Dibiayai Melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Tahun 2019, Sekretaris Daerah Kabupaten/Kota diamanahkan untuk membentuk Tim Verifikasi DAK yang terdiri dari unsur Bappeda, Badan Pengelola Keuangan Daerah, Inspektorat dan Bagian Pembangunan.

Sebagaimana yang diamanahkan dalam SE Mendagri No. 906/1545/SJ, mulai tanggal 9 s/d 13 April 2018 Tim Verifikasi DAK Kota Lhokseumawe melakukan verifikasi terhadap rancangan usulan DAK Fisik Tahun 2019 yang sudah diusulkan oleh SKPK melalui aplikasi Kolaborasi Perencanaan dan Informasi Kinerja Anggaran (KRISNA) Kementerian PPN/Bappenas.

Untuk memudahkan verifikasi, Tim dibagi menjadi tiga Pokja Bidang yaitu Pokja Bidang Sarana dan Prasarana; Pokja Bidang Ekonomi; dan Pokja Bidang Sosial Budaya. Masing-masing Pokja Bidang terdiri dari unsur Bappeda, BPKD, Inspektorat dan Bagian Pembangunan. Dalam melaksanakan tugasnya Tim Verifikasi DAK berpedoman pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 117 Tahun 2017. Rancangan usulan DAK Fisik Kota Lhokseumawe dalam Aplikasi KRISNA yang telah diverifikasi dan dirangkingkan berdasarkan prioritas selanjutnya akan dilakukan verifikasi oleh Tim Verifikasi DAK Provinsi pada tanggal 16 s/d 24 April 2018.

2
Page 3 of 5 12345