Ekonomi

Berita terbaru seputar Ekonomi dan pembangunan di wilayah Kota Lhokseumawe dan sekitarnya

Inflasi Kota Lhokseumawe Februari 2019

Data Inflasi pada bulan Februari 2019 Kota Lhokseumawe mengalami Deflasi sebesar 0,68 persen dan Laju Inflasi tahun kalender 2019 untuk Kota Lhokseumawe adalah -0,54 persen, Sedangkan Inflasi “year on year” (Februari 2019 terhadap Februari 2018) untuk Kota Lhokseumawe sebesar 1,17 persen.

Deflasi yang terjadi di Kota Lhokseumawe disebabkan adanya penurunan harga yang ditunjukkan oleh penurunan indeks pada beberapa kelompok pengeluaran pada kelompok bahan makanan sebesar 2,39 persen dan kelompok sandang sebesar 0,62. Sedangkan Inflasi untuk setiap kelompok yaitu: kelompok Kesehatan sebesar 0,57 persen; kelompok Pendidikan, Rekreasi dan Olahraga sebesar 0,31 persen; kelompok Transpor, Komunikasi dan Jasa Keuangan sebesar 0,27 persen; kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok & Tembakau sebesar 0,23 persen. Untuk kelompok Perumahan,Air,Listrik,Gas dan Bahan Bakar tidak mengalami perubahan indeks.

0

Inflasi Kota Lhokseumawe Januari 2019

Data Inflasi pada bulan Januari 2019 Kota Lhokseumawe mengalami inflasi sebesar 0,14 persen dan Laju Inflasi tahun kalender 2019 untuk Kota Lhokseumawe adalah 0,14 persen, Sedangkan Inflasi “year on year” (Januari 2019 terhadap Januari 2018) untuk Kota Lhokseumawe sebesar 2,02 persen.

Inflasi yang terjadi di Kota Lhokseumawe disebabkan adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh kenaikan indeks pada kelompok Kesehatan sebesar 0,93 persen; kelompok Bahan Makanan sebesar 0,44 persen; kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan Bakar sebesar 0,25 persen; kelompok Sandang sebesar 0,13 persen, serta kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok & Tembakau sebesar 0,02 persen. hampir seluruh kelompok pengeluaran kecuali kelompok Transportasi, Komunikasi Dan Jasa Keuangan yang mengalami deflasi sebesar 0,91 persen serta kelompok Pendidikan, Rekreasi & Olah Raga yang tidak mengalami perubahan indeks.

0

Inflasi Kota Lhokseumawe Desember 2018

Data Inflasi pada bulan Desember 2018 Kota Lhokseumawe mengalami inflasi sebesar 1,05 persen dan Laju Inflasi tahun kalender 2018 untuk Kota Lhokseumawe adalah 0,06 persen, Sedangkan Inflasi “year on year” (Desember 2018 terhadap Desember 2017) untuk Kota Lhokseumawe sebesar 2,05 persen.

Inflasi yang terjadi di Kota Lhokseumawe disebabkan adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh kenaikan indeks pada kelompok Bahan Makanan sebesar 2,83 persen; kelompok Pendidikan, Rekreasi & Olah Raga sebesar 0,30 persen; kelompok Transportasi, Komunikasi dan Jasa Keuangan sebesar 1,69 persen; kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok & Tembakau sebesar 0,01 persen, serta kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan Bakar yang inflasinya tidak terlalu signifikan. Sebaliknya, kelompok Sandang mengalami deflasi sebesar 0,09 persen. Sedangkan kelompok Kesehatan tidak mengalami perubahan indeks

0

Inflasi Kota Lhokseumawe November 2018

Data Inflasi pada bulan November 2018, Kota Lhokseumawe mengalami inflasi sebesar 0,29 persen dan Laju Inflasi tahun kalender 2018 untuk Kota Lhokseumawe adalah 0,99 persen, Sedangkan Inflasi “year on year” (November 2018 terhadap November 2017) untuk Kota Lhokseumawe sebesar 2,70 persen.

Inflasi yang terjadi di Kota Lhokseumawe disebabkan adanya kenaikan indeks harga konsumen untuk kelompok-kelompok pengeluaran : Bahan Makanan inflasi sebesar 1,79 persen, Transpor, Komunikasi & Jasa Keuangan inflasi sebesar 1,18 persen, Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan Bakar inflasi sebesar 0,07 persen, Makanan Jadi, Minuman, Rokok & Tembakau inflasi sebesar 0,06 persen, dan Kesehatan inflasi sebesar 0,01 persen, sedangkan Pendidikan, Rekreasi & Olah Raga deflasi sebesar 0,11 persen. Sementara itu, Sandang tidak mengalami perubahan indeks yang signifikan.

1

Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Kota Lhokseumawe Tahun 2018

Dalam rangka Penguatan Kelembagaan Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Kota Lhokseumawe, Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah pada hari Rabu tanggal 28 November 2018 melaksanakan Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan. Rakor tersebut dihadiri oleh Wakil Walikota Lhokseumawe, Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe, Unsur TKP2K Aceh yang diwakili oleh Sekretaris Eksekutif TKP2K Aceh dan Ketua Pokja Database dan Sistem Informasi UPK TKP2K Aceh, Unsur Akademisi, Unsur Instansi Vertikal, serta Pemangku Kepentingan Lainnya.

Dalam Laporannya Kepala Bappeda Kota Lhokseumawe menyebutkan bahwa Rapat Koordinasi ini dimaksudkan untuk membangun kesepahaman dan kesepakatan tentang Penguatan Kelembagaan Penanggulangan Kemiskinan terhadap komitmen Stakeholder dalam rangka percepatan penurunan angka kemiskinan di Kota Lhokseumawe. Sedangkan tujuan dilaksanakan Rakor adalah Memastikan TKPK Kota Lhokseumawe kembali berperan aktif dalam upaya penurunan angka kemiskinan; Menyusun program kegiatan bersama untuk penanggulangan kemiskinan sekaligus pendanaannya; Menyepakati pembagian peran TNP2K, TKP2K Aceh dan TKPK Lhokseumawe dengan SKPK di Kota Lhokseumawe dalam rangka mendorong pengentasan kemiskinan; serta Melakukan singkronisasi program kerja TKPK Kota Lhokseumawe dengan TKP2K Aceh dan TNP2K pada tahun 2019.

Dalam Sambutannya Wakil Walkota Lhokseumawe menyebutkan bahwa sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 96 Tahun 2015 tentang Percepatan Penanggulangan Kemiskinan, Pemerintah Kota Lhokseumawe telah melaksanakan program-program yang berkaitan dengan penanggulangan kemiskinan. Program-program tersebut dilaksanakan oleh masing-masing Perangkat Daerah dilingkup Pemerintahan Kota Lhokseumawe. Secara garis besar penanggulangan kemiskinan tercakup kedalam misi kedua yakni “Meningkatkan Perekonomian Yang Berdaya Saing“ dan misi ketiga yakni “Peningkatan Sumber Daya Manusia Yang Berkualitas” pada RPJM Kota Lhokseumawe Tahun 2017-2022.

Wakil Walikota Lhokseumawe juga menyatakan bahwa kebijakan penanggulangan kemiskinan merupakan gerakan bersama, tentunya tidak hanya dapat dilakukan oleh pemerintah saja, tetapi juga memerlukan keterlibatan semua pihak, sehingga dukungan dan komitmen ini perlu di tingkatkan dan dapat diwujudkan melalui kerjasama dalam Penguatan Kelembagaan TKPK Kota Lhokseumawe di masa yang akan datang.

Salah satu bentuk dukungan pada penguatan Kelembagaan TKPK Kota Lhokseumawe dapat diwujudkan dengan pengalokasian dana Corporate Social Responsibility (CSR) oleh BUMN/ BUMD berdasarkan Basis Data Terpadu (BDT) yang dikoordinir oleh TKPK Kota Lhokseumawe dan melakukan pengendalian serta koordinasi terhadap pelaksanaan program-program pengentasan kemiskinan SKPK pemerintahan Kota Lhokseumawe secara tepat waktu, tepat lokasi dan tepat sasaran yang ingin dituju.

Pada kesempatan terpisah Kepala Bidang Perencanaan Pembangunan Ekonomi dan Ketenagakerjaan Bappeda Kota Lhokseumawe, Ridha Fahmi, S.STP, M.SP selaku Panitia Pelaksana Rakor menyebutkan bahwa output dari kegiatan ini adalah laporan hasil Rakor dan Rekomendasi terhadap Penanggulangan Kemiskinan di Kota Lhokseumawe.

1

Inflasi Kota Lhokseumawe Oktober 2018

Data Inflasi pada bulan Oktober 2018, Kota Lhokseumawe mengalami deflasi sebesar 0,17 persen dan Laju Inflasi tahun kalender 2018 untuk Kota Lhokseumawe adalah 1,05 persen, Sedangkan Inflasi “year on year” (Oktober 2018 terhadap Oktober 2017) untuk Kota Lhokseumawe sebesar 2,72 persen.

Inflasi yang terjadi di Kota Lhokseumawe disebabkan adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh kenaikan indeks pada
seluruh kelompok pengeluaran kecuali kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok & Tembakau yang tidak mengalami perubahan indeks. Inflasi yang dialami setiap kelompok yaitu: kelompok Bahan Makanan sebesar 1,04 persen; kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan Bakar sebesar 0,48 persen; kelompok Kesehatan sebesar 0,48 persen; kelompok Pendidikan, Rekreasi dan Olah Raga sebesar 0,29 persen; kelompok Sandang sebesar 0,24
persen, serta kelompok Transpor, Komunikasi dan Jasa Keuangan sebesar 0,24 persen.
.

0

Inflasi Kota Lhokseumawe September 2018

Data Inflasi pada bulan September 2018, Kota Lhokseumawe mengalami deflasi sebesar 0,85 persen dan Laju Inflasi tahun kalender 2018 untuk Kota Lhokseumawe adalah 0,19 persen, Sedangkan Inflasi “year on year” (September 2018 terhadap September 2017) untuk Kota Lhokseumawe sebesar 2,30 persen.

Deflasi yang terjadi di Kota Lhokseumawe disebabkan adanya penurunan harga yang ditunjukkan oleh penurunan indeks pada
kelompok Bahan Makanan sebesar 3,38 persen. Kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok & Tembakau serta kelompok Pendidikan, Rekreasi dan Olah Raga tidak mengalami perubahan indeks. Sedangkan kelompok mengalami kenaikan indeks yaitu kelompok Transpor, Komunikasi dan Jasa Keuangan sebesar 1,23 persen; kelompok Kesehatan sebesar 0,44
persen; kelompok Sandang sebesar 0,17 persen; kelompok Perumahan,Air,Listrik,Gas & Bahan Bakar sebesar 0,10 persen.

0

Inflasi Kota Lhokseumawe Agustus 2018

Data Inflasi pada bulan Agustus 2018, Kota Lhokseumawe mengalami deflasi sebesar 0,17 persen dan Laju Inflasi tahun kalender 2018 untuk Kota Lhokseumawe adalah 1,05 persen, Sedangkan Inflasi “year on year” (Agustus 2018 terhadap Agustus 2017) untuk Kota Lhokseumawe sebesar 3,34 persen.

Deflasi yang terjadi di Kota Lhokseumawe di­sebabkan adanya penurunan harga yang ditunjukkan oleh penurunan indeks pada kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,8 persen; kelompok bahan makanan sebesar 0,43 persen;
kel­ompok sandang sebesar 0,21 persen; serta kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,04 persen; kelompok kesehatan tidak menga­lami perubahan indeks. Sedangkan kelompok lainnya mengalami kenaikan indeks yaitu kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga sebesar 0,12 persen serta kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,41 persen.

0

Inflasi Kota Lhokseumawe Juli 2018

Data Inflasi pada bulan Juli 2018, Kota Lhokseumawe mengalami Inflasi sebesar 0,34 persen dan Laju Inflasi tahun kalender 2018 untuk Kota Lhokseumawe adalah 1,22 persen, Sedangkan Inflasi “year on year” (Juli 2018 terhadap Juli 2017) untuk Kota Lhokseumawe sebesar 4,65 persen.
Inflasi yang terjadi di Kota Lhokseumawe disebabkan adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh kenaikan indeks pada seluruh kelompok. Kenaikan pada kelompok transpor,komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,75 persen; kelompok sandang sebesar 0,61 persen; kelompok bahan makanan sebesar 0,52 persen; kelompok kesehatan sebesar 0,37 persen; kelompok pendidikan, rekreasi dan olah raga sebesar 0,31 persen; kelompok perumahan,air,listrik,gas & bahan bakar sebesar 0,03 persen, serta kelompok makanan jadi, minuman, rokok & tembakau sebesar 0,02 persen.

0

Inflasi Kota Lhokseumawe Juni 2018

Data Inflasi pada bulan Juni 2018, Kota Lhokseumawe mengalami Inflasi sebesar 1,10 persen dan Laju Inflasi tahun kalender 2018 untuk Kota Lhokseumawe adalah -0,22 persen, Sedangkan Inflasi “year on year” (Juni 2018 terhadap Juni 2017) untuk Kota Lhokseumawe sebesar 4,66 persen.

Penyebab Inflasi yang terjadi di Kota Lhokseumawe pada bulan Juni 2018, disebabkan adanya penurunan harga yang ditunjukkan oleh penurunan indeks pada kelompok bahan makanan sebesar 1,49 persen, kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,39 persen, kelompok pendidikan, rekreasi dan olah raga sebesar 0,46 persen, serta kelompok kesehatan sebesar 0,30 persen. kelompok sandang sebesar 2,02 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok & tembakau sebesar 0,22 persen, serta kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,07 persen.

1
Page 1 of 3 123