Polling Website

Bagaimana Keakuratan Informasi yang tersedia ?

Artikel Terakhir

Calendar

« Aug 2022 »
M S S R K J S
31 1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31 1 2 3
4 5 6 7 8 9 10

Statistik Website

mod_mod_visitcounterVisitors Online2
mod_mod_visitcounterHits1148807
mod_mod_visitcounterToday22
mod_mod_visitcounterYesterday66
mod_mod_visitcounterThis week88
mod_mod_visitcounterThis month2421
mod_mod_visitcounterAll days673964

Pj.WaliKota Lhokseumawe Membuka Acara Rakor CSR/TJSLP


Pj.WaliKota Lhokseumawe Membuka Acara Rakor CSR/TJSLP
 

Dalam sambutannya, Pj. Walikota Dr.Drs.Imran,M.Si,MA.Cd menyampaikan bahwa tanggung jawab perusahaan jika dilaksanakan secara sinergis dapat menjadi kekuatan besar dalam mengatasi berbagai persoalan di daerah, seperti permasalahan banjir, sampah, kesehatan, pendidikan, sosial dan ekonomi. Untuk mewujudkan hal tersebut, Pemerintah memegang peran penting sebagai eksekutif atau pelaksana pembangunan dalam melakukan koordinasi dengan swasta dan masyarakat dalam melaksanakan agenda pembangunan sesuai dengan program dan kegiatan kota, yang dapat dipresentasikan kedalam dokumen-dokumen Perencanaan baik itu yang bersifat jangka Panjang (RPJP) dan Tahunan (RPK).

Dr Mariyudi MM menyampaikan bahwa tanggung jawab perusahaan (corporate social responsibility) merupakan salah satu kewajiban yang harus dilaksanakan oleh perusahaan yang telah diatur dalam Undang-Undang Perseroan Terbatas (UUPT) pasal 74, yaitu UU Nomor 40 Tahun 2007. Dimana disebutkan, industri atau korporasi-korporasi wajib melaksanakan tanggung jawab perusahaan terhadap lingkungan sosial tempat mereka melakukan.

Konsep CSR, lanjut Mariyudi, didasari oleh tiga prinsip dasar yang dikenal dengan istilah triple bottom lines, yaitu people, profit, dan planet. Maknanya kepedulian perusahaan yang menyisihkan sebagian keuntungannya (profit) harus ditujukan kepada kepentingan pembangunan manusia (people) dan lingkungan (planet) agar keberadaan perusahaan dapat tumbuh dan berkelanjutan. Sinergi dari tiga elemen ini merupakan kunci dari konsep pembangunan berkelanjutan (sustainable development). Perusahaan dalam hal ini dibebani tanggung jawab sosial untuk ikut mensejahterakan warga negara yang ada di sekitarnya.

 

Kepala Bappeda Kota Lhokseumawe Salahuddin, S.St,.M.S.M sebagai Ketua Forum CSR mengundang President Director PT Perta Arun Gas,Bara Ilmarosa; Technical & Operation Director PT Perta Arun Gas, Yan Syukharial; dan Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kantor Lhokseumawe - Rio Wardhanu sebagai pembicara pada acara tersebut.

Berita Terkait : Ekonomi

Copyright © 2020 - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Lhokseumawe