Lhokseumawe, 3 November 2026 — Dalam rangka menindaklanjuti surat Wali Kota Lhokseumawe kepada PT PLN Nusantara Power UP Arun, Tim Humas PLN bersama Camat Muara Satu, Mustazir Ramli, S.IP., M.Si., dan Kabid Ekonomi Bappeda Kota Lhokseumawe, Nunung Mariani, S.SI., melaksanakan survei lapangan dan monitoring program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) pada Selasa, 3 November 2026.
Kegiatan survei lapangan difokuskan pada peninjauan sejumlah titik prioritas pemasangan lampu penerangan di sepanjang Jalan Nasional Medan–Banda Aceh. Peninjauan ini dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi lapangan serta mengidentifikasi lokasi yang membutuhkan dukungan penerangan jalan guna meningkatkan keselamatan dan kenyamanan masyarakat, khususnya para pengguna jalan yang melintas pada malam hari.
Survei tersebut juga menjadi bagian dari koordinasi antara pemerintah daerah dan pihak PLN Nusantara Power dalam memastikan kesiapan pelaksanaan program. Melalui peninjauan langsung, kondisi dan kebutuhan di setiap titik dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan lokasi prioritas serta mendukung perencanaan teknis pemasangan lampu penerangan jalan.
Penerangan jalan merupakan salah satu aspek pendukung keselamatan dan kenyamanan infrastruktur transportasi. Ketersediaan penerangan yang memadai di sepanjang jalur strategis diharapkan dapat membantu meningkatkan visibilitas pengguna jalan, mengurangi risiko kecelakaan akibat keterbatasan pencahayaan, serta menciptakan lingkungan jalan yang lebih aman bagi masyarakat.
Selain melakukan survei penerangan jalan, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan monitoring realisasi program CSR PLN Nusantara Power dalam pengembangan perkebunan melon. Monitoring dilakukan sebagai bagian dari upaya melihat perkembangan pelaksanaan program sekaligus meninjau pemanfaatan dukungan CSR dalam mendorong kegiatan ekonomi produktif masyarakat.
Program pengembangan perkebunan melon tersebut merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan potensi ekonomi lokal. Sektor pertanian dan perkebunan memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai sumber pendapatan masyarakat apabila didukung dengan pendampingan, pengelolaan yang baik, serta pemanfaatan sumber daya yang tersedia secara optimal.
Dalam konteks pembangunan daerah, program CSR memiliki peran strategis sebagai bentuk kolaborasi antara dunia usaha dan pemerintah dalam mendukung berbagai kebutuhan pembangunan masyarakat. Dukungan tersebut diharapkan dapat melengkapi upaya pemerintah daerah, khususnya dalam pengembangan infrastruktur dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Keterlibatan Bappeda Kota Lhokseumawe dalam kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendorong agar pelaksanaan program CSR dapat selaras dengan kebutuhan dan prioritas pembangunan daerah. Koordinasi dengan pihak perusahaan serta perangkat daerah terkait diperlukan agar program yang dilaksanakan memiliki sasaran yang jelas dan memberikan manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat.
Sinergi antara Bappeda Kota Lhokseumawe, Kecamatan Muara Satu, dan PT PLN Nusantara Power UP Arun juga mencerminkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pembangunan. Melalui komunikasi dan koordinasi yang berkelanjutan, berbagai potensi kerja sama dapat diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung peningkatan kualitas lingkungan dan perekonomian daerah.
Melalui kegiatan survei dan monitoring ini, diharapkan rencana pemasangan lampu penerangan di sepanjang Jalan Nasional Medan–Banda Aceh dapat dipersiapkan dengan baik sesuai kebutuhan lapangan. Di sisi lain, program CSR pengembangan perkebunan melon diharapkan dapat terus memberikan kontribusi terhadap pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekonomi lokal.
Bappeda Kota Lhokseumawe terus mendorong terbangunnya kemitraan yang produktif antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut menjadi salah satu upaya untuk mewujudkan pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada penyediaan infrastruktur, tetapi juga memberikan perhatian terhadap peningkatan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi masyarakat.