Lhokseumawe, 21 Oktober 2026 — Bappeda Kota Lhokseumawe melalui Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan, Hermawan, ST., M.A.P., menghadiri Seminar Nasional PNL ke-10 Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) pada Rabu, 21 Oktober 2026.
Seminar nasional tersebut mengangkat tema “Hilirisasi Riset Terapan melalui Transformasi Digital untuk Memperkuat Ketahanan Energi, Industri, dan Ekonomi Berkelanjutan”. Tema tersebut menjadi ruang untuk membahas berbagai perkembangan dan tantangan dalam pemanfaatan hasil riset terapan serta peran transformasi digital dalam mendukung penguatan sektor energi, industri, dan perekonomian yang berkelanjutan.
Kegiatan ini menjadi forum pertukaran gagasan dan pengetahuan yang mempertemukan unsur akademisi, pemerintah, peneliti, serta berbagai pihak yang memiliki perhatian terhadap pengembangan riset dan inovasi. Melalui forum tersebut, berbagai hasil pemikiran dan perkembangan penelitian diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam menjawab kebutuhan pembangunan.
Hilirisasi hasil riset menjadi salah satu aspek penting dalam memastikan bahwa penelitian dan inovasi yang dihasilkan oleh perguruan tinggi maupun lembaga penelitian dapat memberikan manfaat yang lebih luas. Hasil riset terapan yang dikembangkan dan diimplementasikan secara tepat berpotensi mendukung peningkatan produktivitas, efisiensi, serta pengembangan berbagai sektor strategis.
Dalam konteks pembangunan daerah, pemanfaatan hasil riset dan inovasi juga memiliki keterkaitan dengan proses perencanaan pembangunan berbasis pengetahuan. Data, kajian, dan hasil penelitian dapat menjadi salah satu sumber informasi dalam memahami potensi maupun permasalahan daerah sehingga kebijakan dan program pembangunan dapat dirancang secara lebih adaptif dan sesuai dengan kebutuhan.
Keikutsertaan Bappeda Kota Lhokseumawe dalam kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen untuk terus memperkuat jejaring dan kolaborasi dengan perguruan tinggi serta berbagai pihak dalam bidang riset, inovasi, dan pengembangan ilmu pengetahuan. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat membuka ruang pertukaran informasi serta mendukung pemanfaatan hasil penelitian yang relevan bagi pembangunan daerah.
Bappeda Kota Lhokseumawe terus mendorong agar pengembangan riset dan inovasi dapat memiliki keterkaitan yang semakin kuat dengan kebutuhan pembangunan. Sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi menjadi penting dalam membangun ekosistem pengetahuan yang mampu menghasilkan gagasan, teknologi, dan inovasi yang dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
Melalui keikutsertaan dalam Seminar Nasional PNL ke-10 Tahun 2026, diharapkan komunikasi dan kolaborasi antara pemerintah daerah dengan lingkungan akademik dapat terus diperkuat. Hal ini sejalan dengan upaya mendorong pembangunan Kota Lhokseumawe yang semakin adaptif, produktif, berdaya saing, dan berkelanjutan, dengan menjadikan riset dan inovasi sebagai salah satu bagian penting dalam mendukung perencanaan pembangunan.