Pendamping TJSLP Kota Lhokseumawe Tinjau Program Pembangunan MCK bagi Keluarga Berisiko Stunting

Lhokseumawe, 22 Juni 2026 – Pendamping Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) Bappeda Kota Lhokseumawe bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), BKKBN, serta Dinas Kesehatan melakukan peninjauan lapangan terhadap pelaksanaan program TJSLP yang dilaksanakan oleh RS ABBY Lhokseumawe.

Program TJSLP tersebut berupa pembangunan sarana sanitasi atau Mandi, Cuci, Kakus (MCK) bagi 12 Kepala Keluarga (KK) yang masuk dalam kategori keluarga berisiko stunting di Kecamatan Muara Dua dan Kecamatan Blang Mangat.

Kegiatan peninjauan dilakukan untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai perencanaan dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat penerima. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya pengawasan dan evaluasi pelaksanaan TJSLP agar selaras dengan kebutuhan pembangunan daerah.

Program pembangunan MCK ini merupakan wujud sinergi antara sektor swasta dan pemerintah dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan akses sanitasi yang layak. Ketersediaan sanitasi yang memadai menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kesehatan lingkungan dan pencegahan stunting.

Melalui program ini, diharapkan dapat mendukung pencapaian indikator Standar Pelayanan Minimal (SPM) Pemerintah Daerah sekaligus memperkuat intervensi percepatan penurunan stunting di Kota Lhokseumawe.

Pemerintah Kota Lhokseumawe mengapresiasi kontribusi RS ABBY Lhokseumawe dalam mendukung pembangunan daerah melalui program TJSLP yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha diharapkan terus diperkuat guna menciptakan pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.